Anak usaha Telkom raih penghargaan kesetaraan gender

Jakarta (PressRelease) – Salah satu anak usaha Telkom Indonesia, Digiserve by Telkom Indonesia, berhasil menjadi pemenang kedua dalam ajang penghargaan Women’s Empowerment Principles (WEPs) Awards yang diadakan oleh UN Women Indonesia. WEPs Awards Indonesia 2021 diselenggarakan melalui program WeEmpowerAsia yang didanai oleh Uni Eropa, memberikan apresiasi kepada sektor swasta di Indonesia atas inisiatifnya untuk mengatasi ketimpangan gender dan mendukung partisipasi aktif perempuan dalam mendukung perekonomian nasional.

Digiserve meraih penghargaan pada kategori Transparansi dan Pelaporan atas inisiatifnya yang memberikan prioritas untuk kesetaraan gender dan pemberdayaan ekonomi perempuan di tempat kerja. Kategori Transparansi & Pelaporan merupakan apresiasi pada komitmen perusahaan terhadap transparansi dan pelaporan data gender yang melampaui persyaratan minimum dan berupaya mengukur, menganalisis, dan melaporkan kinerja kebijakan dan praktik bisnis responsif gender yang mereka laksanakan di seluruh rantai nilai bisnis.

Agus F. Abdillah, Director Digiserve mengatakan, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Teknologi Informasi, Digiserve mendukung penerapan prinsip-prinsip pemberdayaan perempuan dan perusahaan telah berkomitmen untuk memberdayakan pekerja perempuan.”

“Dalam kategori Transparansi dan Pelaporan, Digiserve berkomitmen untuk memberdayakan pekerja perempuan. Salah satunya dengan menggunakan GEARS sebagai alat diagnostic kesetaraan gender yang membantu organisasi menganalisis status kesetaraan gender, menunjukkan kesenjangan kesetaraan gender dalam organisasi, dan membantu pengembangan strategi untuk mengatasi ketidaksetaraan,” jelasnya.

Agus menjelaskan, upaya yang telah dilakukan perusahaannya untuk mendorong keterwakilan perempuan pada pimpinan perusahaan. Menurutnya, selain membuat kebijakan yang mendorong keterwakilan perempuan di jajaran pimpinan, perusahaan juga harus ikut mencari solusi agar tetap bisa duduk di posisi pimpinan dengan peran ganda di keluarga yang dimilikinya, salah satunya adalah dengan menerapkan kebijakan Work from Home (WFH) yang telah diterapkan sejak 2017.

“Perusahaan juga harus mampu menyesuaikan dengan kebijakan yang mendukung kaum perempuan di tingkat pimpinan perusahaan, karena pegawai perempuan ada yang memiki peran ganda dan tanggung jawab dalam keluarga. Oleh karenanya, perusahaan juga harus bisa mencari solusi untuk mengakomodir hal ini,” ujarnya.

228 aplikasi dari 138 perusahaan telah diseleksi oleh 10 panel juri dalam enam kategori: Kepemimpinan, kepemimpinan orang muda, marketplace responsif gender, tempat kerja inklusif gender, transparansi dan pelaporan, serta pelibatan komunitas dan kerjasama. Khususnya di tahun ini, UN Women turut memberikan apresiasi kepada usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia yang mendorong kesetaraan gender dan budaya inklusif, dengan penghargaan khusus berupa Small and Medium Enterprises (SME) Champion.

Pemenang dari tujuh negara, termasuk Indonesia, memiliki kesempatan untuk terpilih sebagai pemenang di tingkat Asia-Pasifik saat acara penghargaan regional tanggal 18 November 2021 mendatang.

WEPs adalah inisiatif UN Women dan UN Global Compact yang bertujuan memberdayakan perempuan untuk berpartisipasi penuh dalam hal ekonomi di semua sektor dan menguraikan tujuh langkah bagi bisnis untuk mencapainya di tempat kerja, marketplace, dan komunitas. Hingga saat ini, lebih dari 3.800 perusahaan di seluruh dunia telah menandatangani WEPs, termasuk 145 perusahaan dari Indonesia.

Berita Terkait :  Cegah Pembiayaan Bermasalah, LPDB-KUMKM Utamakan Prinsip Good Corporate Governance

Berita telah di terbitkan oleh Sumber Berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2021 PT KREASIK KARYA MEDIATAMA | Kreasik Network