Cara Membuat Bubur Sumsum

Dian Hadi Saputra

Pendahuluan

Bubur sumsum adalah salah satu makanan tradisional Indonesia yang sangat populer. Bubur ini terbuat dari beras ketan putih yang diolah dengan campuran susu, gula, dan air pandan. Rasanya yang lezat dan teksturnya yang kenyal membuat bubur sumsum menjadi favorit banyak orang. Tidak hanya lezat, bubur sumsum juga kaya akan manfaat bagi kesehatan. Dalam artikel ini, akan dijelaskan langkah-langkah lengkap dalam cara membuat bubur sumsum yang lezat dan bergizi.

Langkah-Langkah Membuat Bubur Sumsum

Untuk membuat bubur sumsum yang lezat, ikuti langkah-langkah berikut dengan seksama:

1. Persiapan Bahan

Siapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat bubur sumsum, yaitu:

Bahan Jumlah
Beras ketan putih 500 gram
Susu cair 1 liter
Gula pasir 150 gram
Air pandan 500 ml
Garam 1/2 sendok teh

2. Mencuci dan Merendam Beras Ketan

Cuci bersih beras ketan putih, kemudian rendam beras ketan dalam air selama minimal 2 jam. Pastikan air yang digunakan cukup untuk merendam semua beras ketan.

Berita Terkait :  Cara Meninggikan Badan 15 cm dalam 1 Minggu

3. Menanak Beras Ketan

Tuangkan beras ketan beserta air rendaman ke dalam panci. Masak beras ketan dengan api kecil sambil diaduk perlahan agar tidak lengket. Terus masak hingga ketan matang dan mengental. Hal ini biasanya membutuhkan waktu sekitar 20-30 menit.

4. Membuat Kuah Bubur

Pada panci lain, panaskan susu cair dengan api kecil. Tambahkan gula pasir dan air pandan ke dalam susu cair. Aduk perlahan hingga gula larut dan campuran tercampur merata. Setelah itu, biarkan kuah bubur mendidih dengan api kecil.

5. Menggabungkan Bubur dan Kuah

Tuangkan bubur ketan ke dalam wadah besar. Kemudian, tuangkan kuah susu dan pandan ke dalam wadah yang berisi bubur ketan. Aduk perlahan hingga bubur dan kuah tercampur rata.

6. Penyelesaian

Saat bubur sudah tercampur rata, matikan api dan biarkan bubur sumsum sedikit dingin sebelum dinikmati. Sajikan bubur sumsum dalam mangkuk dan tambahkan taburan kelapa parut atau kacang hijau jika diinginkan. Bubur sumsum siap disajikan!

Kelebihan dan Kekurangan Cara Membuat Bubur Sumsum

1. Kelebihan

a. Bubur sumsum sangat lezat dan memiliki tekstur yang kenyal.

b. Bubur sumsum mudah dibuat dengan bahan-bahan yang sederhana.

c. Bubur sumsum dapat dengan mudah diubah menjadi variasi rasa, misalnya dengan menambahkan sirup atau selai.

d. Bubur sumsum mengandung karbohidrat tinggi yang memberikan energi yang tahan lama.

e. Bubur sumsum rendah lemak dan kolesterol, sehingga cocok untuk dikonsumsi oleh orang yang sedang menjalani diet rendah lemak.

f. Bubur sumsum dapat dijadikan sebagai menu sarapan yang sehat dan mengenyangkan sepanjang hari.

Berita Terkait :  Cara Membuat Soto Ayam: Resep dan Panduan Lengkap

g. Bubur sumsum cocok untuk yang sedang sakit atau dalam masa pemulihan karena mudah dicerna dan bergizi.

2. Kekurangan

a. Proses membuat bubur sumsum membutuhkan waktu yang cukup lama.

b. Karena mengandung beras ketan, bubur sumsum tidak cocok untuk penderita diabetes atau yang memiliki kadar gula darah tinggi.

c. Rasa bubur sumsum sangat manis, sehingga tidak cocok untuk yang tidak terlalu menyukai makanan manis.

d. Bubur sumsum kurang memenuhi kebutuhan serat, protein, dan vitamin jika hanya dikonsumsi sebagai menu tunggal dalam jangka waktu lama.

e. Jika tidak disimpan dengan benar, bubur sumsum dapat membusuk dengan cepat karena kandungan susu dan gula.

Tabel Informasi Cara Membuat Bubur Sumsum

Langkah Deskripsi
1 Persiapan Bahan
2 Mencuci dan Merendam Beras Ketan
3 Menanak Beras Ketan
4 Membuat Kuah Bubur
5 Menggabungkan Bubur dan Kuah
6 Penyelesaian

FAQ Tentang Cara Membuat Bubur Sumsum

1. Apakah beras ketan putih harus direndam sebelum dimasak?

Tidak, beras ketan putih harus direndam minimal 2 jam sebelum dimasak agar memperoleh tekstur yang kenyal saat menjadi bubur.

2. Apakah bisa menggunakan susu non-dairy untuk membuat bubur sumsum?

Tentu, Anda bisa menggunakan susu non-dairy sebagai alternatif. Pastikan untuk memilih susu yang sesuai dengan preferensi dan kebutuhan gizi Anda.

3. Apakah bubur sumsum dapat dikonsumsi oleh bayi?

Sebaiknya jika ingin memberikan bubur sumsum pada bayi, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi untuk memastikan apakah sudah tepat untuk diberikan kepada bayi.

4. Apakah boleh menambahkan kelapa parut pada bubur sumsum?

Tentu, menambahkan kelapa parut pada bubur sumsum akan memberikan tekstur dan aroma yang lebih nikmat.

5. Apakah bubur sumsum dapat disimpan dalam waktu yang lama?

Sebaiknya bubur sumsum dimakan dalam waktu 1-2 hari setelah dimasak. Simpan dalam wadah kedap udara di dalam kulkas untuk menjaga kesegarannya.

6. Apakah bubur sumsum bisa dibekukan?

Ya, bubur sumsum bisa dibekukan untuk disimpan dalam jangka waktu yang lebih lama. Pastikan untuk menghangatkannya kembali saat ingin memakannya.

7. Bisakah bubur sumsum dikombinasikan dengan topping lainnya?

Tentu, Anda bisa menambahkan berbagai topping sesuai dengan selera, seperti kacang hijau, biji selasih, atau potongan buah-buahan. Tambahkan sesuai dengan preferensi Anda.

Bagikan:

Tags