humaniora

Humaniora: BPKH beri bantuan Al Quran dan kado Ramadhan senilai Rp15 miliar

Lely

Humaniora: BPKH beri bantuan Al Quran dan kado Ramadhan senilai Rp15 miliar

Humaniora: BPKH beri bantuan Al Quran dan kado Ramadhan senilai Rp15 miliar

Bantuan senilai Rp15.873.124.750 tersebut akan disebar ke pelosok provinsi di Indonesia,

Jakarta (PRESSRELEASE.CO.ID) –

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memberikan bantuan berupa Al Quran dan kado Ramadhan dengan total nilai Rp15 miliar dalam program Kemaslahatan yang akan disalurkan ke pelosok negeri.

 

“Di bulan yang penuh berkah dan bertepatan dengan malam Laitul Qadar adalah momen yang tepat berbagi dengan sesama muslim agar keberkahan Ramadhan bisa diraih serta mendapatkan pahala yang melimpah dari Allah Swt.,” ujar Kepala BPKH Fadlul Imamsyah dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.

 

Fadlul merinci bantuan tersebut terdiri atas 50.000 mushaf Al Quran, 17.000 kado Ramadhan, 41.000 bingkisan Ramadhan, 1.100 Al Quran braille, 1.000 mushaf Al Quran Imam, dan 1.000 dudukan mushaf Al Quran Imam.

Berita Terkait :  Humaniora: Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia akan digelar Agustus di Surakarta

 

Bantuan tersebut akan didistribusikan ke seluruh pelosok Indonesia yang bekerja sama dengan mitra yakni Baznas, Laznas PPPA Darul Quran, LAZISNU-Nu Care, LAZISMU, LAZUQ, Baitul Maal Muamalat, DT Peduli, Rumah Zakat, Solo Peduli, Dompet Dhuafa, dan Dewan Masjid Indonesia.

 

“Bantuan senilai Rp15.873.124.750 tersebut akan disebar ke pelosok provinsi di Indonesia yang ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat mulai dari jamaah masjid, majelis taklim, para muslim, dan mustahik di daerah minoritas, orang tua renta, hingga anak-anak berkebutuhan khusus,” ujar Fadlul.

 

Kegiatan kemaslahatan ini, kata dia, menggunakan nilai manfaat dana abadi umat, yang mana nilai pokoknya tetap dan akan terus bertambah.

Berita Terkait :  Humaniora: BKKBN: Pemutakhiran data PK-21 basis kebijakan program Bangga Kencana

​​​​​​”Sehingga tidak ada dana setoran awal jamaah calon haji yang digunakan untuk kegiatan kemaslahatan,” katanya.

 

Sementara itu, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengapresiasi kegiatan kemaslahatan yang diselenggarakan BPKH karena telah memberikan manfaat bagi kemajuan bangsa.

Ia juga berpesan agar nilai manfaat dana abadi umat dikelola dengan sebaik-baiknya, amanah, dan transparan.

 

“Kepada BPKH saya menitipkan untuk menjaga dana ini tetap terus ada mengelolanya secara optimal dengan tetap memperhatikan prinsip amanah dan kehati-hatian dan menyebarkannya dengan baik dengan benar,” kata dia.

Sumber: Antara.

Tags

Bagikan:

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar